Sosialisasi Pentingnya Pembersihan Gigi Tiruan Dalam Mencegah Karies Untuk Masyarakat Dikotamatsum Iv

Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prima indonesia

Minggu, 23 Februari 2014 09:12 | Sudah dibaca 385 kali

Karies gigi merupakan kebusukan yang terjadi pada gigi yang disebabkan oleh kuman dan bakteri. Penyebabnya adalah kurang menjaga kebersihan mulut dan gigi, cara menggosok gigi dan penggunaan pasta gigi yang belum tepat, serta waktu menggosok gigi yang tidak tepat. Karies dapat dialami oleh anak ataupun orang dewasa tapi lebih sering dialami oleh anak, terutama saat anak berada di usia sekolah (6-12 tahun), karena pada usia tersebut gigi susu mulai tanggal dan gigi permanen pertama mulai tumbuh, sehingga dalam mulut terdapat gigi campuran. Gigi yang baru tumbuh tersebut belum matang sehingga rentan terhadap kerusakan padahal hanya tumbuh sekali seumur hidup, sehingga perlu perhatian dan perawatan khusus untuk mencegah karies. Saat ini telah dikembangkan berbagai jenis gigi tiruan sehubungan dengan perbaikan fungsi, kenyamanan dan estetika. Stabilitas, retensi dan estetik ini dapat ditingkatkan dengan penggunaan attachments. Banyaknya desain gigi tiruan yang bermacam-macam sehingga membutuhkan teknik pembersihan yang berbeda-beda sesuai dengan desain yang ada. Gigi tiruan tetap adalah setiap protesa gigi yang direkatkan, dipasang secara mekanis dan ditahan oleh gigi asli, atau abutment implant gigi yang memberikan dukungan utama untuk protesa gigi. Gigi tiruan sebagian lepasan adalah sebuah protesa yang menggantikan satu atau beberapa gigi yang hilang, pada rahang atas maupun rahang bawah dan dapat dibuka pasang oleh pasien tanpa pengawasan dokter gigi. Extracoronal attachment adalah attachment yang bagian male dan female hampir seluruhnya berada di luar kontur mahkota gigi.

Kata Kunci: karies gigi dan gigi tiruan