PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN PERDAGANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2013

Jurnal Akuntansi Prima, Volume V, Nomor I, Januari 2015

Rabu, 13 September 2017 15:25 | Sudah dibaca 456 kali

Perusahaan perdagangan merupakan perusahaan yang sangat berperan dalam menunjang jalannya perdagangan. Perusahaan perdagangan menerapkan transaksi penjualan secara tunai dan kredit. Dari sisi konsumen umumnya lebih menyukai bila perusahaan dapat melakukan penjualan secara kredit, karena pembayaran dapat ditunda. Penjualan kredit menimbulkan adanya piutang atau tagihan. Perputaran piutang merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur berapa lama penagihan piutang selama satu periode. Perputaran persediaan mengukur kecepatan rata-rata persediaan bergerak keluar masuk perusahaan. Modal kerja adalah kelebihan aktiva lancar terhadap utang jangka pendek dan modal kerja adalah jumlah dari aktiva lancar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi. Populasi yang digunakan adalah perusahaan perdagangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 57 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapat sampel penelitian sebanyak 43 perusahaan. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan rasio perputaran piutang dan perputaran persediaan tidak berpengaruh terhadap modal kerja dengan nilai signifikan 0,168 > 0,05. Hasil penelitian secara parsial perputaran piutang tidak berpengaruh terhadap modal kerja dengan nilai signifikan 0,071 > 0,05 sedangkan secara parsial perputaran persediaan tidak berpengaruh terhadap modal kerja dengan nilai signifikan 0,598 > 0,05. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan 3,6% dari variasi variabel dependen modal kerja yang dapat dijelaskan oleh perputaran piutang dan perputaran persediaan sedangkan sisanya sebesar 96,4% dijelaskan oleh variabel-variabel lain diluar variabel penelitian.

Kata Kunci: Perputaran Piutang, Perputaran Persediaan dan Modal Kerja.