STEGANOGARAFI TEKS MENGGUNAKAN PANGRAM DAN MEDIUM CITRA PADA LEAST SIGNIFICANT BIT

Jurnal Teknik Informatika Prima, Vol. 7, No. 2, Oktober 2014

Jum'at, 15 September 2017 16:40 | Sudah dibaca 577 kali

Metode ini menggunakan dua medium yang didefinisikan oleh user untuk meng-encode dan men-decode data rahasia. Medium pertama adalah kalimat pangram berisikan semua karakter alfabet, sedangkan, medium kedua adalah sebuah file citra yang tidak terkompresi. Metode yang diperkenalkan ini menggunakan algoritma yang dapat dirincikan sebagai berikut, setiap karakter pada pesan rahasia yang di-input akan di-encode dengan menggunakan dua buah indeks, yaitu sebuah indeks seed yang menunjuk ke sebuah karakter acak pada kalimat pangram dan sebuah indeks offset yang melambangkan jarak antara indeks seed dan kemunculan pertama dari karakter yang di-encode pada kalimat pangram. Panjang maksimum dari kalimat pangram yang diperbolehkan adalah 512 karakter, sehingga hanya 9 bit yang diperlukan untuk merepresentasikan indeks seed dan offset. Kedua indeks akan ditempelkan pada 3 buah LSB dari channel warna dari medium citra. Kedua medium, yaitu pangram dan citra dikirimkan kepada penerima. Keuntungan dari metode yang diperkenalkan ini adalah metode ini menggunakan dua medium, yang saling melengkapi satu sama lain untuk mengirimkan data rahasia, sehingga membuat data terkonversi menjadi tangguh terhadap stego-attack.

Kata Kunci: Least Significant Bit, Pangram, Steganografi teks