ANALISIS PENGARUH MAKRO EKONOMI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA

Manajemen Prima Volume II, Nomor 1, Januari 2012

Senin, 22 Juli 2013 13:04 | Sudah dibaca 342 kali

Tidak stabilnya situasi moneter yang tercermin dari nilai tukar rupiah, suku bunga, inflasi dan pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) dapat mempengaruhi perekonomian. Hal tersebut menunjukkan eratnya pengaruh ekonomi makro terhadap indeks harga saham gabungan di pasar modal Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis mengenai pengaruh indikator ekonomi makro yang diproxikan dengan nilai tukar, suku bunga, inflasi dan pertumbuhan GDP terhadap indeks harga saham gabungan secara simultan maupun parsial selama periode tahun 2005 sampai dengan tahun 2009. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan regresi panel data. Data diperoleh dari Bursa Efek Indonesia, Laporan Bulanan Bank Indonesia, dan Indikator Ekonomi dari Badan Pusat Statistik. Jumlah populasi penelitian sebanyak 180 data dengan perincian 20 time series dan 9 cross section dan data dikumpulkan dengan teknik mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ekonomi makro, nilai tukar, suku bunga, inflasi dan pertumbuhan GDP berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan baik secara simultan maupun parsial. Selain itu diperoleh nilai adjusted R square adalah 74,53%. Ini berarti 74,53% pergerakan IHSG dapat diprediksi dari pergerakan keempat variabel independen tersebut.

Kata Kunci: nilai tukar, suku bunga, inflasi, PDB, indeks harga saham gabungan